PELATIHAN LESSON PLAN YPI PONPES SABILUL KHOIROT TENGARAN

Sabtu, 3 Juli 2010 23:29:19 - oleh : admin

 

Tengaran, Selasa 22 Juni 2010, YPI Pondok Pesantren Sabilul Khoirot Tengaran Kabupaten Semarang mengadakan kegiatan Pelatihan Lesson Plan bagi para guru di yayasan tersebut. Sebanyak 79 orang guru dari Taman Kanak-kanak, Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu (TKIT, SDIT, SMPIT) Nurul Islam tengaran mengikuti kegiatan tersebut. Kegiatan ini dilaksanakan di aula SDIT Nurul Islam Tengaran.

Kegiatan yang dilakukan mulai dari pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 16.00 WIB ini merupakan lanjutan dari pelatihan Multiple Intelligences Research (MIR) beberapa waktu yang lalu. Acara yang dihadiri oleh Kepala Sekolah TKIT, Ida Nurul Farida, S.Ag; SDIT, Suminah, S.Ag, dan Kepala SMPIT Nurul Islam, Nurhadi Susilo, S.Pd ini merupakan program Bidang Pendidikan Islam Terpadu (BPIT) YPI Ponpas Sabilul Khoirot. Pelatihan untuk guru merupakan program rutin tiap semester, program ini berguna untuk meningkatkan kualitas semua guru di YPI Ponpes Sabilul Khoirot.

Pelatihan tentang Lesson Plan ini disampaikan oleh Vita Wardhana Bahkti Widodo, S.S dari Yayasan Islam Malik ibrahim (YIMI) Gresik, Jawa Timur. Dalam ceramahnya disampaikan tentang pembuatan Lesson Plan dalam pembelajaran dengan konsep Multiple Intelligences Research (MIR). Lesson Plan ini berisi perencanaan konsep mengajar guru yang akan diterapkan di kelas. Mulai dari identitas, silabus, aktifitas belajar dan konsep penilaian dipersiapkan oleh guru sebelum masuk di kelas melakukan kegiatan belajar mengajar bersama siswa.  

Disampaikan bahwa pembuatan Lesson Plan sebelum mengajar adalah penting demi kualitas kegiatan belajar mengajar (KBM). Lesson plan ini dibuat pekanan dan terus menerus berputar seperti siklus dalam rangka penyempurnaan. Salah satu bagian penting dalam metode MIR, bahwa dalam mengawali pengajaran di  kelas, guru harus mampu melakukan Scene Setting, yaitu pengkondisian siswa agar antusias dan memiliki kepekaan tinggi saat mengawali proses KBM. Dengan demikian diharapkan transfer of knowledge dari guru ke siswa berjalan baik dan siswa memahami serta menguasai pelajaran dengan mudah.

Pada akhir pelatihan seluruh peserta mengikuti workshop pembuatan lesson plan sesuai mata pelajaran masing-masing. Selain itu diadakan pula praktek penerapan lesson plan yang telah dibuat saat pelatihan, yang kemudian dilanjutkan dengan evaluasi. Dalam pelatihan ini peserta selain mendapatkan pengetahuan baru tentang Lesson Plan, peserta mendapatkan banyak informasi mengenai cara memikat minat siswa dengan beberapa metode antara lain dengan visualisasi, simulasi, pantomim danmendatangkan tokoh. (humas)

 

kirim ke teman | versi cetak

Berita "Berita Terkini" Lainnya